ILOVEBANTEN.COM, SERANG — Aston Serang Hotel & Convention Center sukses menggelar Lomba Racik Sambal Juara sebagai bagian dari program Pusat Budaya Banten yang bertujuan melestarikan budaya dan kuliner lokal.
Kegiatan yang yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) tersebut melibatkan para tamu hotel, dan menjadi salah satu upaya memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan warisan kuliner Indonesia di tengah perkembangan tren makanan modern.
Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang untuk menciptakan racikan sambal terbaik menggunakan berbagai bahan baku dan rempah-rempah yang telah disediakan oleh panitia.
Para peserta bebas mengeksplorasi kreativitas dan teknik pengolahan mereka untuk menghasilkan sambal dengan cita rasa khas yang mampu memikat para juri.
Seluruh kebutuhan lomba, mulai dari peralatan memasak, bahan baku, hingga aneka bumbu dan rempah-rempah, dipersiapkan secara khusus oleh tim Aston Serang.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama, dalam berkompetisi sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengolah salah satu ikon kuliner Nusantara tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Pusat Budaya Banten yang secara konsisten menghadirkan berbagai aktivitas bertema budaya lokal.
Melalui program tersebut, Aston Serang berupaya menjadikan hotel tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pelestarian budaya bagi masyarakat maupun wisatawan.
Sambal dipilih sebagai tema utama kompetisi karena memiliki posisi penting dalam tradisi kuliner Indonesia.
Hampir setiap daerah di Nusantara memiliki jenis sambal dengan karakteristik dan cita rasa yang berbeda, mulai dari sambal terasi, sambal bawang, sambal matah, hingga berbagai varian khas daerah lainnya.
Keberagaman tersebut menjadikan sambal tidak sekadar pelengkap makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang merepresentasikan kekayaan kuliner Indonesia.
Melalui lomba ini, peserta diajak untuk lebih mengenal serta mengapresiasi kekayaan cita rasa yang dimiliki bangsa Indonesia.
Penilaian lomba dilakukan langsung oleh Executive Chef Aston Serang Hotel & Convention Center, Chef Iwan Irawan. Dalam proses penjurian, sejumlah aspek menjadi perhatian utama, di antaranya rasa, keseimbangan bumbu, aroma, tekstur, kreativitas, kebersihan, hingga penyajian.
Menurut Chef Iwan, kompetisi tersebut bukan hanya tentang mencari racikan sambal paling enak, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keragaman kuliner Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas.
“Sambal merupakan bagian penting dari identitas kuliner Indonesia. Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya berlomba menghasilkan rasa terbaik, tetapi juga ikut memperkenalkan keberagaman kuliner Nusantara kepada masyarakat,” ujar Chef Iwan Irawan dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, sambal terbaik hasil kompetisi akan ditampilkan dalam program Singgasana Sultan, yakni makan malam prasmanan khas yang rutin diselenggarakan oleh Aston Serang.
Para tamu yang hadir dalam program tersebut nantinya berkesempatan mencicipi langsung racikan sambal karya pemenang sebagai bagian dari sajian kuliner Nusantara yang disuguhkan hotel.
Kehadiran sambal pemenang dalam program Singgasana Sultan diharapkan dapat menjadi ajang promosi, bagi karya peserta sekaligus memperkenalkan kekayaan cita rasa Indonesia kepada para pengunjung dari berbagai daerah.
Melalui penyelenggaraan Lomba Racik Sambal Juara, Aston Serang berhasil menggabungkan unsur kompetisi, edukasi kuliner, dan pelestarian budaya dalam satu kegiatan.
Acara tersebut tidak hanya melibatkan tamu hotel, tetapi juga mendapat dukungan dari karyawan dan tim manajemen yang turut berperan dalam menyukseskan jalannya kegiatan.
Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen berkelanjutan Pusat Budaya Banten dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya, khususnya kuliner tradisional Indonesia, kepada masyarakat luas.
Dengan menghadirkan kegiatan yang interaktif dan edukatif, Aston Serang berharap generasi muda semakin mengenal serta bangga terhadap kekayaan kuliner Nusantara yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa.


