ILOVEBANTEN.COM, CILEGON — Aston Serang Hotel & Convention Center turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan semangat nasionalisme dan kekayaan budaya lokal Banten.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 15–17 Agustus 2026 tersebut diisi dengan berbagai aktivitas yang melibatkan tamu hotel, mulai dari lomba bertema kemerdekaan hingga pertunjukan seni dan budaya Banten melalui gelaran Pesona Swarna Nagari.
Pesona Swarna Nagari menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan tersebut. Kegiatan yang digelar di Pendopo Aston Serang itu merupakan hasil kolaborasi Aston Serang dengan Sanggar Raksa Budaya.
Semarak HUT RI, Aston Cilegon Sukseskan Gowes Sepeda Kemerdekaan dan Hadirkan Keseruan untuk Anak
Pertunjukan tersebut menghadirkan seni tari dan ragam budaya Banten di hadapan para tamu hotel. Selain menjadi hiburan dalam momentum peringatan kemerdekaan, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kebudayaan daerah kepada masyarakat dan wisatawan yang menginap di Aston Serang.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, turut hadir dalam kegiatan Pesona Swarna Nagari. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap inisiatif Aston Serang dalam menghadirkan ruang bagi seni dan budaya lokal.
Pesona Swarna Nagari juga memperlihatkan kolaborasi antara sektor perhotelan dan pelaku seni daerah. Melalui keterlibatan Sanggar Raksa Budaya, pertunjukan tidak hanya diarahkan sebagai hiburan bagi tamu, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pelaku seni untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banten secara lebih luas.
Regional General Manager Archipelago, Banten Area, Doddy Fathurahman, mengatakan Aston Serang berupaya mengambil peran dalam mendukung pengenalan serta pelestarian budaya lokal melalui berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas seni dan budaya.
“Aston Serang berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menghadirkan ruang yang mendukung peran hotel sebagai salah satu pusat budaya Banten, khususnya dalam memperkenalkan seni, tradisi, dan kebudayaan lokal kepada masyarakat dan para tamu,” ujar Doddy Fathurahman.
Menurutnya, kolaborasi melalui Pesona Swarna Nagari diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi para tamu hotel. Mereka tidak hanya datang untuk menikmati fasilitas dan layanan akomodasi, tetapi juga dapat mengenal karakter serta kekayaan budaya daerah tempat mereka berkunjung.
“Melalui Pesona Swarna Nagari bersama Sanggar Raksa Budaya, kami berharap para tamu tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga dapat mengenal dan mengapresiasi kekayaan budaya Banten secara lebih dekat,” katanya.
Selain Pesona Swarna Nagari, Aston Serang juga menggelar Lomba Merdeka Seru pada 15 Agustus 2026. Berbagai aktivitas bernuansa kemerdekaan tersebut melibatkan para tamu hotel sehingga suasana peringatan HUT ke-81 RI berlangsung lebih interaktif dan meriah.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan pertunjukan seni dan budaya Banten di Pendopo Aston Serang. Agenda tersebut menjadi salah satu kegiatan yang menonjolkan identitas lokal di tengah perayaan kemerdekaan.
Puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan digelar pada 17 Agustus 2026. Tepat pukul 08.30 WIB, para tamu hotel diajak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan antara pihak hotel dan para tamu dalam memperingati hari kemerdekaan.
Dengan menggabungkan kegiatan hiburan, seni budaya, aktivitas bersama tamu, dan ekspresi nasionalisme, Aston Serang menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan sekadar agenda seremonial.
Rangkaian kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Banten melalui perspektif budaya kepada para tamu hotel. Pertunjukan seni lokal ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman selama berada di Aston Serang.
Melalui Pesona Swarna Nagari dan kolaborasi bersama komunitas budaya, Aston Serang menunjukkan bahwa industri perhotelan dapat turut mengambil bagian dalam memperkenalkan dan menjaga keberadaan seni serta tradisi lokal.
Momentum kemerdekaan pun dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempertemukan masyarakat, pelaku seni, dan wisatawan dalam satu rangkaian kegiatan yang mengangkat semangat Indonesia sekaligus identitas budaya Banten.


